Home » Blog » Fakta di Balik Video Viral: Lansia di Majalengka Meninggal karena Tabrak Lari, Polisi Bantah Isu Begal

Fakta di Balik Video Viral: Lansia di Majalengka Meninggal karena Tabrak Lari, Polisi Bantah Isu Begal

Polres Majalengka Uncategorized

MAJALENGKA — Video seorang pria lanjut usia yang ditemukan tergeletak di jalanan Majalengka sempat memicu spekulasi liar di media sosial. Banyak warganet menduga korban menjadi sasaran begal. Namun kepolisian memastikan fakta sebenarnya: korban meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari.

Kejadian Dini Hari di Jalur Tonjong–Cigasong

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.10 WIB di Jalan Raya Tonjong–Cigasong, Kabupaten Majalengka. Saat kejadian, arus lalu lintas relatif lengang dengan kondisi penerangan jalan yang terbatas.

Korban bernama Arifin Cadiri (75), warga Desa Tonjong. Ia berjalan kaki dan hendak menyeberang jalan sebelum sebuah sepeda motor melintas dari arah Tonjong menuju Cigasong.

Korban Tertabrak, Pengendara Tidak Bertanggung Jawab

PAD Majalengka 2025 Menguat, Pajak Kendaraan Sumbang Rp83,6 Miliar

Sepeda motor tersebut menabrak korban dengan keras hingga korban terjatuh dan mengalami luka berat. Pengendara tidak menghentikan laju kendaraannya dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Warga yang melintas beberapa waktu kemudian menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa dan segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Polisi Luruskan Informasi yang Menyesatkan

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, menegaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, serta rekaman CCTV tidak menunjukkan adanya unsur pembegalan.

“Tidak ada tanda kekerasan lain dan tidak ada barang milik korban yang hilang. Kesimpulan kami jelas, ini kecelakaan lalu lintas tabrak lari,” ujar AKP Rudy.

Dinkes Tak Muncul di Audiensi DPRD Majalengka, LSM AKBAR Nilai Ada Masalah Serius

Pengendara Masih Diburu Polisi

Hingga kini, Satlantas Polres Majalengka masih melakukan pencarian terhadap pengendara sepeda motor yang melarikan diri. Polisi mengumpulkan bukti tambahan dan menelusuri kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk ikut membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui ciri kendaraan atau pengendara yang terlibat.

Imbauan: Jangan Mudah Percaya Informasi Viral

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi. Penyebaran kabar yang tidak akurat berpotensi menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

PolemiK Dapur MBG di Majalengka: Legalitas dan Transparansi Jadi Tantangan Utama

Selain itu, pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan dan bertanggung jawab penuh apabila terlibat kecelakaan lalu lintas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *