MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka terus mengintensifkan penanganan sampah dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Eman Suherman, pengelolaan sampah tidak hanya mengandalkan kebijakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.
Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong pemerintah daerah aktif menciptakan lingkungan bersih sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sampah Perlu Ditangani Sejak dari Kesadaran
Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan selesai tanpa perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mendorong kebiasaan hidup bersih melalui kegiatan rutin yang melibatkan warga secara langsung.
Menurutnya, kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran individu sebelum menjadi gerakan kolektif.
Geber Jumat Jadi Media Edukasi Publik
Sebagai upaya nyata, Pemkab Majalengka menjalankan program Geber Jumat (Gerakan Bersih-Bersih Jumat). Program ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami dampak sampah terhadap kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Pelajar dan Komunitas Ikut Berperan
Dalam pelaksanaannya, Geber Jumat melibatkan berbagai unsur, termasuk:
-
Pelajar dari berbagai jenjang pendidikan
-
Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
-
Aparat TNI dan Polri
-
Pemerintah desa dan kelurahan
-
Komunitas dan masyarakat umum
Keterlibatan pelajar dinilai strategis untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Fokus Area Publik dan Lingkungan Padat
Kegiatan penanganan sampah dipusatkan pada lokasi yang memiliki aktivitas tinggi, seperti pasar, kawasan permukiman, fasilitas umum, serta saluran air. Pendekatan ini bertujuan menekan potensi pencemaran sekaligus menjaga ruang publik tetap bersih dan nyaman.
Evaluasi rutin dilakukan agar setiap kegiatan memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.
Menuju Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkab Majalengka optimistis bahwa pendekatan edukasi yang dibarengi aksi nyata akan melahirkan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Bupati Eman Suherman berharap kebiasaan menjaga kebersihan dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Majalengka terus diarahkan menjadi daerah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung agenda nasional dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.

Komentar