Home » Blog » Hujan Lebat Kembali Guyur Majalengka, 14 Titik Bencana Dilaporkan

Hujan Lebat Kembali Guyur Majalengka, 14 Titik Bencana Dilaporkan

Bencana

MAJALENGKA – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Majalengka memicu serangkaian kejadian bencana alam di sejumlah kecamatan. Dalam waktu beberapa jam sejak sore hingga malam, petugas mencatat 14 kejadian darurat, meliputi tanah longsor, banjir, serta dampak cuaca ekstrem.

Curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda meningkatkan risiko di daerah perbukitan dan kawasan bantaran sungai.

Belasan Kejadian dalam Waktu Singkat

Berdasarkan data BPBD Majalengka, laporan bencana masuk hampir bersamaan dari beberapa wilayah. Kondisi ini mendorong tim reaksi cepat segera bergerak untuk melakukan penanganan dan mitigasi awal.

Jenis kejadian yang dominan meliputi:

✔ Tanah longsor
✔ Banjir
✔ Gangguan akibat cuaca ekstrem

Zakat Fitrah Majalengka 2026 Ditetapkan Rp40.000, Pemkab dan BAZNAS Perkuat Distribusi Tepat Sasaran

Hingga laporan terakhir, tidak ada korban jiwa.

Wilayah Terdampak

Kejadian bencana dilaporkan dari enam kecamatan, yaitu:

Wilayah selatan Majalengka kembali menjadi perhatian karena karakteristik tanahnya rentan longsor saat hujan deras.

Longsor Hambat Akses Jalan

Material longsor sempat menutup jalur penghubung Maja–Talaga, mengganggu arus lalu lintas. Tim gabungan bergerak cepat membersihkan timbunan tanah dan bebatuan sehingga akses kembali normal.

Maknai Hari Jadi ke-186, Majalengka Gelar Kirab dan Ziarah Leluhur

Langkah ini membantu menjaga mobilitas warga tetap lancar.

Banjir Rendam Permukiman

Banjir terjadi di Kecamatan Panyingkiran, menggenangi puluhan rumah di Desa Bonang dan Leuwiseeng. Genangan air juga masuk ke fasilitas umum.

Selain itu, peningkatan debit Sungai Cimanuk memicu banjir lokal di wilayah Kadipaten. Air mulai surut, sementara pendataan dampak terus dilakukan.

Mitigasi Terus Dilakukan

BPBD Majalengka bersama instansi terkait memperketat pemantauan di titik rawan longsor dan banjir. Petugas juga mengawasi tinggi muka air sungai guna mengantisipasi potensi bencana susulan.

Imbauan untuk Warga

Masyarakat diimbau tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Warga, khususnya yang tinggal di wilayah rawan, disarankan untuk:

✅ Memantau informasi cuaca resmi
✅ Menghindari area berisiko saat hujan deras
✅ Segera melapor jika muncul tanda-tanda bencana

Penutup

Hujan lebat di Majalengka menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan di musim hujan. Respons cepat petugas membantu menekan dampak, namun kewaspadaan masyarakat tetap menjadi faktor utama keselamatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *