Home » Blog » Bencana Alam Meluas di Majalengka, Pemkab Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Bencana Alam Meluas di Majalengka, Pemkab Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Majalengka

MAJALENGKA – Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bencana alam terjadi di sejumlah wilayah. Hujan deras dengan durasi panjang memicu banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Laporan sementara menunjukkan kejadian bencana tersebar di beberapa kecamatan, terutama wilayah dataran rendah dan kawasan rawan longsor. Pemerintah daerah kini meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah dampak yang lebih besar.

BPBD Majalengka Intensifkan Pemantauan Wilayah Rawan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka langsung mengintensifkan pemantauan di titik-titik rawan bencana. Tim gabungan bersama TNI, Polri, dan aparat desa bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk membuka akses jalan yang sempat tertutup longsor.

Petugas di lapangan juga membantu warga terdampak serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman di tengah potensi hujan lanjutan.

Bupati Majalengka Instruksikan Respons Cepat dan Terpadu

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor. Ia menegaskan pentingnya respons cepat agar keselamatan warga tetap terjaga selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

Zakat Fitrah Majalengka 2026 Ditetapkan Rp40.000, Pemkab dan BAZNAS Perkuat Distribusi Tepat Sasaran

Menurutnya, setiap laporan bencana harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan, mulai dari penanganan darurat hingga pendataan kerusakan.

Permukiman Warga dan Infrastruktur Terdampak

Banjir dilaporkan merendam ratusan rumah warga di beberapa kecamatan, seperti Jatitujuh, Kertajati, Ligung, dan Sumberjaya. Selain permukiman, sejumlah fasilitas umum dan akses jalan mengalami gangguan akibat genangan air dan material longsor.

Pemerintah daerah kini memprioritaskan pemulihan akses transportasi agar distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat

BPBD Majalengka mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan daerah perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda bencana, seperti kenaikan debit air sungai atau pergerakan tanah.

Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan kesiapsiagaan terus ditingkatkan hingga kondisi cuaca kembali stabil, sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko bencana susulan.

Hujan Lebat Kembali Guyur Majalengka, 14 Titik Bencana Dilaporkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *