MAJALENGKA – Banjir kembali melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, setelah Sungai Cilutung meluap akibat curah hujan tinggi. Air menggenangi ratusan rumah warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Peristiwa ini langsung mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bupati Majalengka H. Eman Suherman meninjau lokasi banjir untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang.
Luapan Sungai Picu Genangan Luas
Hujan deras yang mengguyur wilayah Majalengka bagian selatan menyebabkan debit Sungai Cilutung meningkat tajam. Sungai tidak mampu menampung aliran air, sehingga meluap dan masuk ke kawasan permukiman yang berada di sekitar bantaran sungai.
Air menggenangi rumah warga dengan ketinggian bervariasi. Warga bergerak cepat menyelamatkan barang berharga dan mengamankan keluarga ke lokasi yang lebih aman.
Dampak Banjir Terhadap Warga dan Sektor Pertanian
Data sementara mencatat ratusan rumah terdampak banjir, dengan konsentrasi genangan di Blok Situngsari dan Blok Mekarsari. Selain permukiman, sekitar 50 hektare lahan sawah tergenang, sehingga menimbulkan kekhawatiran gagal panen.
Kerusakan juga terjadi pada kolam ikan milik warga. Beberapa fasilitas ibadah serta layanan publik ikut terdampak, menyebabkan aktivitas masyarakat tidak berjalan normal.
Bupati Tegaskan Penanganan Menyeluruh
Saat meninjau lokasi, Bupati Majalengka menyerahkan bantuan kebutuhan pokok dan memastikan aparat terkait tetap siaga. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir tidak boleh bersifat sementara.
Pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cisanggarung untuk melakukan evaluasi teknis, termasuk rencana normalisasi sungai dan penguatan sistem drainase.
“Kami ingin penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya ketika bencana terjadi,” ujar Bupati.
Warga Harapkan Langkah Nyata
Warga Desa Kasturi berharap pemerintah segera merealisasikan solusi permanen. Banjir yang berulang setiap musim hujan menimbulkan kecemasan dan kerugian ekonomi bagi masyarakat.
“Setiap hujan deras, kami selalu khawatir. Kami berharap ada perubahan nyata agar banjir tidak terulang,” kata salah seorang warga.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Pemerintah Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi. Warga diminta aktif melaporkan kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Komentar