Home / DPRD Majalengka / Bahas Dana Cadangan Rp173,4 Miliar, Fraksi PDI Perjuangan Walk Out dari Rapat Paripurna DPRD Majalengka

Bahas Dana Cadangan Rp173,4 Miliar, Fraksi PDI Perjuangan Walk Out dari Rapat Paripurna DPRD Majalengka

DPRD Majalengka

MAJALENGKA — Rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Selasa (16/12/2025), diwarnai aksi walk out Fraksi PDI Perjuangan. Aksi tersebut dilakukan saat DPRD dan Pemerintah Kabupaten Majalengka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pencabutan Dana Cadangan Investasi Daerah senilai Rp173,4 miliar.

Fraksi PDI Perjuangan menilai pembahasan kebijakan tersebut belum memberikan kejelasan mengenai arah penggunaan dan pengelolaan dana cadangan yang bersumber dari keuangan daerah.

Penolakan Disampaikan Lewat Walk Out

Menurut Fraksi PDI Perjuangan, pembahasan yang dilakukan di tingkat Panitia Khusus (Pansus) belum sepenuhnya menjawab pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas anggaran. Atas dasar itu, seluruh anggota fraksi memilih meninggalkan ruang sidang sebagai bentuk penegasan sikap politik.

Aksi tersebut tidak menghentikan jalannya rapat karena jumlah anggota DPRD yang hadir masih memenuhi ketentuan kuorum.

DPRD Sahkan 11 Februari sebagai Hari Jadi Kabupaten Majalengka

Tiga Raperda Tetap Disahkan

Meski terjadi perbedaan sikap antarfraksi, rapat paripurna tetap melanjutkan agenda dan menyetujui tiga Raperda, yaitu:

  • Pencabutan Perda Dana Cadangan Investasi Daerah
  • Perubahan nomenklatur badan hukum BPR Majalengka
  • Penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka

Dinamika Demokrasi di DPRD

Pemerintah Kabupaten Majalengka menilai perbedaan pandangan dalam rapat paripurna merupakan bagian dari proses demokrasi di lembaga legislatif. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Sementara itu, fraksi-fraksi lain menyatakan pencabutan dana cadangan telah melalui mekanisme pembahasan dan mendapat dukungan mayoritas anggota pansus.

DPRD Majalengka Nilai Literasi Aktivis Masih Lemah, PMII Diharap Cetak Jurnalis yang Kredibel

Anggaran Daerah Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan anggaran daerah, terutama dana cadangan investasi yang nilainya cukup besar. Publik diharapkan dapat terus mengawasi kebijakan fiskal daerah agar selaras dengan kebutuhan pembangunan Majalengka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *